Minggu, 04 September 2016

Mengenal bagian VB6

Logo VB6



Biasanya dalam pelajaran komputer di SD atau SMP diajarkan menggunakan program(software) seperti Kalkulator, MsWord, Exel, Pain dan lain lain. Sekarang tidak melulu kita mempelajari untuk bagaimana menggunakan sofware tetapi juga kita bisa membuat software. Visual basic 6 (VB6) adalah software bisa digunakan untuk membuat program dan program yang dibuat tadi bisa di jalankan di windows. sebelum memulai membuat program pada VB6, terlebih dahulu kita berkenaalan tampilan yang ada pada VB6

mengenal bagian bagian VB6

Setelah membuka VB6, akan terlihat tampilan diatas. Terdapat beberapa pilihan, untuk saat ini gunakan Standart Exe untuk membuat program sederhana. kemudian klik open.

disinilah kita akan sering bekerja, halaman kosong untuk membuat program VB6. Diatara sekian banyak tombol, kotak atau tool yang telihat ada beberapa yang akan sering digunakan yaitu Form, Tool Box, Properties, tombol play dan tombol stop. mari kita bahasa satu persatu

Form
Form adalah bentuk dari program yang dibuat, misal akan membuat sebuah program kalkulator maka form harus dibuat seperti dibawah ini

untuk membuat program kalkulator seperti gambar diatas maka form harus di bentuk atau ditambahi dengan kotak huruf/angka, tombol angka 1-9, tombol samadengan (=), tombol (+) dan tombol negatif (-).

Tool Box
Tool box berisi peratalan seperti tombol, label huruf, text bok dan lain lain yang mana bisa ditambahkan ke dalam form. Dari Tool Box inilah tombol dan text box diambil untuk membuat form berbentuk kalkulator

Properties
Setiap hal yang ditambahkan ke dalam form memiliki properties sendiri-sendiri. properties ini seperti identitas diri seperti: name(nama), BackColor(warna), Caption(tulisan judul atau sebagainya), dan lain lain.

Perhatikan tulisan Form1, setelah caption pada kotak propetries diganti dengan tulisan Kalkulator(cara menggantinya hapus tulisan Form1 kemudian ketik kalkulator menggunakan keyboard). Tulisan Form1 berubah menjadi Kalkulator.

Tombol Start dan End
Kedua tombol ini sudah cukup umum dikenal. Start untuk menjalankan atau mencoba program yang telah dibuat, End untuk berhenti mencoba program.

Code View dan Object View
Code View, ketika tombol ini di klik akan muncul kotak tambahan. Kotak ini adalah tempat dimana kita menuliskan program.
Object View, ketika tombol ini klik akan muncul kotak editing bentuk form.



Jumat, 26 Februari 2016

download program ke AT89S51 AT89S52

Untuk memasukkan program hex ke dalam IC AT89S51 atau 52 bisa menggunakan dua cara yaitu 1)lewat paralel mode, 2)lewat serial mode (usbasp). Saat ini  komputer atau laptop sudah jarang sekali terdapat paralel port maka dari itu akan saya bahas untuk cara yang kedua saja.
Memasukkan program ke IC mikrokontroler(win7), untuk win8 ada beberapa pengaturan lain cara dibawah belum bisa menginstal USBasp
yang dibutuhkan:
- sofware USBasp ...........download klik disini
- sofware PROGISP
- hardware USB ASP + sismin AT89S51/52

1. Instal USBASP, caranya bisa dilihat di http://miniproyekatmega8.blogspot.com/2015/11/004-memasukkan-program-ke-ic-atmega.html
2. download dan instal PROGISP
3. siapkan file hex yang akan didownload, sambungkan PC - USBASP - sismin AT89S51/52
4. buka program PROGISP-> select chip sesuaikan dengan yang digunakan (AT89S51) -> klik RD(pastikan PC-USBASP dan mikrokontroler yang akan diprogram sudah terhubung dengan benar) -> jika berhasil muncul "Reas ID succesfully"

5.  tandai (check) pada Enabled XTAL -> klik LOAD Flash -> cari program yang mau didownload ke mikro -> open -> klik Auto


Minggu, 15 November 2015

007 program 7segmen

7Segmen
program sederhana menghidupkan 7segmen dengan mikrokontoler atmega8 beserta simulasinya di proteus.

Clock Speed mega8: 1MHz
Program: CVAVR 2.05
Simulasi: Proteus 7.9
Download file program dan simulasi: Klik Disini

Buat rangkaian rangakaian diatas. setelah itu ketikkan program dibawah ini:

Buat rangkaian seperti gambar diatas kemudian ketikkan program dibawah ini

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
#include <mega8.h>
#include <delay.h>

void main()
{
PORTC=0xFF;
DDRC=0xFF;    //portC sebagai output

DDRD=0xFF;    //portD sebagai output
PORTD=0xFF;

While(1)
{
PORTC.0=0;    //7segmen hidup(common catoda)

PORTD=0b00111111;  //angka 0
delay_ms(1000);

PORTD=0b00000110;  //angka1
delay_ms(1000);   //tunggu 1 detik

PORTD=0b01011011;  //angka2
delay_ms(1000);

PORTD=0b01001111;  //angka3
delay_ms(1000);

PORTD=0b01100110;  //angka4
delay_ms(300);

PORTD=0b01101101;  //angka5
delay_ms(1000);

PORTD=0b01111101;  //angka6
delay_ms(1000);

PORTD=0b00000111;  //angka7
delay_ms(1000);

PORTD=0b01111111;  //angka8
delay_ms(1000);

PORTD=0b01101111;  //angka9
delay_ms(1000);

}

}


Pembahasan:

Pada kesempatan kali ini saya akan paparkan mengenai menghidupkan 8 segmen dengan mikrokontroler. Terlebih dahulu kita ketahui bagian 7 segmen ini terlebih dahulu.
Ada 2 jenis display semacam ini yaitu komon anoda dan komon katoda (komon = gabungan).
jalur LED pada 7segmen
Bisa dilihat terdapat 8 buah led yang digabungkan menjadi satu. Pemilihan jenis kommon sangat menentukan karena tiap komon memiliki cara yang sedikit berbeda dalam pemberian tegangan.

Catatan: pembahasan lebih lanjut akan membahas kommon katoda

Selanjutnya led-led tersebut disusun dengan posisi yang ditentukan menjadi bentuk 7 segmen

Hubungan antara kaki komponen dengan segmen bisa dilihat di gambar dibawah ini
Gambar jalur komon katoda (a) segmen dengan kaki komponen (b) segmen dengan komon
Dari susunan segmen diatas kita bisa menampilkan angka 0-9 seperti gambar dibawah:

Untuk menghasilkan angka 0 perlu menghidupkan segmen a, b, c, d, e, f sedangkan g dan h mati. Untuk menghasilkan angka 1 perlu menghidupkan segmen  b dan c sedangkan a, d, e, f, g dan h mati.

Untuk komplitnya bisa dibuatkan tabel:

Keterangan: 1 diberi tegangan positif dan 0  diberi tegangan nol (segmen komon katoda)

Tahun: 2015
Sumber: EMBEDDED C LANGUAGE PROGRAMMING

Next Post: 4x7segmen